Bagi yang sering menggunakan linux, pasti udah nggak asing sama ParrotOs. Operasi sistem yang berbasis debian ini merupakan salah satu operasi sistem pentest yang banyak digunakan oleh hampir semua kalangan pecinta linux.

Apa kelebihannya dibanding operasi sistem pentest yang lain ? Menurut gue pribadi, ParrotOs sendiri punya kelebihan yaitu dari segi user privilege. Di mana ini nggak ada di setiap sistem pentest linux lainnya seperti Kali, ArchLinux.

Beberapa sistem operasi pentest seperti kali, secara default user akan menjadi root, ketika menggunakan kali, hal ini membuat beberapa software yang ‘mungkin’ dibutuhkan tidak berjalan dengan baik, seperti (VLC Player, Visual Studio Code, Google Chrome).

Apa aja pembaruan di ParrotOs 4.3 ?

  • Tentunya linuxnya sendiri yang di update ke versi 4.18
  • Firefox 63, pembaruan browser skala besar di mana browser ini merupakan browser yang memang sudah direkomendasikan dari mozilla sendiri demi kenyamanan dalam berinteraksi dengan browser.
  • Wine Menu, perbaikan bug yang memang banyak di alami dari ParrotOs versi sebelumnya.
  • Java 11, versi java juga diupdate besar-besaran dari 8 ke 11. Walaupun sekarang masih banyak yang menggunakan Java versi 8.
  • Anonsurf, perbaikan dari sisi stabilitas, jadi yaaaa buka situs terlarang nggak putus-putus :).
  • Pembaruan icon dari sisi user interface, jadi lebih ciamik dan cuantik.

Begitu aja sih ulasan dari gue pribadi, lebih dan kurangnya semoga tulisan nggak penting ini bermanfaat buat kalian pecinta linux. Kritik dan saran akan diterima dengan baik dikolom komentar di bawah ini. Karena tulisan ini hanya berdasar pada sumber dan pengalaman pribadi.

Sumber : Parrot 4.3 Release Notes